Jun 28, 2017 Last Updated 9:52 AM, Jun 16, 2017

Informasi Terbaru :

Java Fiber FRP

Java Fiber FRP

Filter air Java Fiber FRP alat penyaring, penjernih, saringan air sumur dan tanah kapasitas besar de.

Reverse Osmosis RO Dispenser

Reverse Osmosis RO Dispenser

Reverse Osmosis RO Dispenser alat penyaring, filter, saringan air sumur bor alami, minum, tanah, kra.

Penyaring Air SF Four

Penyaring Air SF Four

Jual penyaring air Java SF Four alat filter, saringan, penjernih air tanah alami, sumur bor, minum, .

Penjernih Air SP Portable

Penjernih Air SP Portable

Penjernih air Javawater SP Portable alat penyaring, saringan, filter air tanah alami, sumur bor, kra.

Filter Air JV Six

Filter Air JV Six

Filter air Javawater JV Six alat penjernih, saringan, penyaring air minum, sumur bor alami, tanah, k.

Filter Air JV Four

Filter Air JV Four

Jual filter air Java JV Four alat penyaring, penjernih, saringan air sumur bor alami, minum, tanah, .

Saringan Air JV Two

Saringan Air JV Two

Saringan air Javawater JV Two alat penyaring, penjernih, filter air minum alami, sumur bor, tanah, k.

Tangki Panel Fiber, Pressure, Roof, Bio Septic Tank

Tangki Panel Fiber, Pressure, Roof, Bio Septic …

Jual tangki panel fiber, pressure, roof, bio septic tank berbagai ukuran untuk menampung air volume .

Reverse Osmosis RO Rumah Tangga

Reverse Osmosis RO Rumah Tangga

Jual mesin Reverse Osmosis RO Rumah Tangga alat penyaring, penjernih, saringan air minum alami untuk.

Jasa Service Boiler & Chemical Cleaning Industri Jakarta Bandung

Jasa Service Boiler & Chemical Cleaning Ind…

Jasa service boiler dan chemical cleaning industri, chiller, cooling tower, heat exchanger, sewage w.

Lebih Sehat Air Mineral, RO atau Isotonik?

Tips Keluarga Sehat Tips Keluarga Sehat
Published in Tips Keluarga Sehat
Read 86708 times
Rate this item
(0 votes)

Sore ini, para bapak kembali berkumpul. Tidak dalam keadaan wangi, tapi beraroma asam penuh keringat sehabis pingpong. Tidak heran, sebotol air mineral besar yang dibeli Pak Jono, segera habis menjadi rebutan.

Tapi entah siapa yang memulai. Sambil leyeh-leyeh melepas capek, tiba-tiba saja terjadi perdebatan tentang air minum. Cukup seru tampaknya. Aku sendiri tidak mengikutinya sampai aku bergabung dengan mereka, hingga tiba-tiba satu pertanyaan muncul.

“Mana yang lebih sehat Pak T, air mineral seperti dalam kemasan itu atau air bebas mineral seperti air RO, atau air isotonik untuk diminum?”, tanya Pak Jono.

“Entahlah Pak, bagi saya saat ini air terbaik adalah air minum yang tersedia di sini. Sebab air ini yang segera menghilangkan haus”, jawabku sekenanya.

Puas atau tidak, aku tak berpikir banyak. Sebab setelah mendengar jawabanku, Pak Jono sedikit melotot. Aku? Segera ngacir pulang ke rumah, ha…ha..ha.. Meski obrolan tak serius, di rumah, setelah mandi, pertanyaan Pak Jono masih menggelitikku.

Air Minum Sehat

Fungsi air bagi tubuh sangat jelas. Air menjadi “sarana” berbagai mekanisme reaksi bilogis dapat terjadi. Selain itu berbagai cara transport dalam tubuh menggunakan air sebagai medianya. Tanpa air, tubuh tidak dapat melangsungkan metabolisme. Kekurangan air (dehidrasi) dapat mengancam kehidupan.

Begitu pentingnya air, setiap hari setidaknya tubuh memerlukan 2 liter agar dapat tetap sehat. Tentu saja yang dimaksud di sini adalah air sehat. Kalau begitu, seperti apa air minum yang sehat itu?

Beberapa persyaratan harus dipenuhi agar air minum dikatakan sehat untuk dikonsumsi. Persyaratan pertama adalah persyaratan fisik, meliputi jernih, tidak berasa dan tidak berbau serta tidak menimbulkan endapan.

Syarat kedua adalah persyaratan kimiawi, yaitu air tidak boleh tercemar detergen, senyawa organik lain dan logam berat. Zat-zat tersebut dapat mengganggu kesehatan. Contoh logam berat yang sering mencemari air minum adalah timbal (Pb), tembaga (Cu), Cadmium (Cd), Raksa (Hg), Perak (Ag) dan Cobalt (Co).

Syarat ketiga adalah persyartan biologi. Air minum yang sehat tidak boleh tercemar berbagai bakteri seperti E. coli, Clostridium perfingens dan Salmonella. Berbagai bakteri tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti tifus, kolera dan disentri.

Sedangkan dengan parameter Total Dissolved Solids atau jumlah total zat padat yang terlarut, kriteria air sehat sebagai berikut :

  • TDS lebih dari 100 ppm : air tidak layak minum
  • TDS antara 10 – 100 ppm : air layak minum
  • TDS antara 1 – 10 ppm : air murni
  • TDS 0 ppm : air organik

Jadi, air minum yang bisa diminum adalah air dengan TDS maksimal 100 ppm (part per million).

Air Mineral, RO Atau Isotonik

Air mineral dalam kemasan merupakan komoditas yang sanagat populer saat ini. Konsumsi air minum jenis ini sangat luas. Meski diperbolehkan untuk beredar dan berarti pula telah ditetapkan memenuhi syarat kesehatan, tetap saja ada yang berpendapat sebaliknya. Air mineral dalam kemasan tidak sepenuhnya sehat, kata mereka. Kandungan mineral dalam air jenis ini dituding sebagai penyebab munculnya berbagai penyakit. Apa benar sih?

Bagi saya sih, air minineral, yang dalam kemasan tentunya, yang telah memiliki ijin edar, tentu telah mengalami serangkaian uji dan test, sehingga memenuhi standar kesehatan. Air mineral berasal dari air alami yang memenuhi syarat tertentu sebagai air minum. Tentu terdapat berbagai mineral yang terkandung di dalamnya. Namun kandungan mineral tersebut tidaklah melebihi persyaratan batas air minum sehat. Bagi orang normal, orang yang tidak memiliki masalah kesehatan khusus, air mineral tidak menimbulkan masalah kesehatan tertentu.

Bagaimana dengan air hasil proses Reserve Osmosis (RO) dan isotonik, apakah lebih baik? Air RO memiliki kandungan mineral yang hampir nol sehingga sering disebut sebagai air murni. Argumentasi yang menyatakan air RO lebih sehat adalah tubuh memerlukan air murni. Kandungan mineral dalam air tidaK diperlukan karena tubuh telah mendapatkannya dari makanan. Mineral yang diperoleh dari makanan di klaim sebagai mineral organik yang lebih sehat dibanding mineral anorganik yang terdapat dalam air mineral.

Sedangkan air isotonik adalah air minum yang tekanan osmotiknya telah disamakan dengan cairan tubuh. Untuk itu diperlukan berbagai mineral ke dalamnya. Dengan tingkat tekanan osmotik yang sama, mineral dalam air isotonik akan cepat terserap tubuh untuk menggantikan elektrolit yang hilang bersama keringat dan cairan tubuh lain.

Mencermati masing-masing argumen tersebut di atas, maka semuanya berpusat pada kandungan mineral dalam air minum. Mineral merupakan unsur yang diperlukan tubuh sebagai eletrolit, untuk pertumbuhan dan terlibat dalam berbagai metabolisme, termasuk metabolisme energi. Meskipun tubuh memerlukannya dalam jumlah yang sedikit, namun mineral harus selalu terpenuhi kebutuhannya.

Mineral dapat diperoleh dari air minum maupun makanan. Tapi sumber mineral manakah yang terbaik? Kecuali natrium dan kalium, mineral yang terbaik adalah mineral organik. Artinya sumber terbaik adalah makanan, karena dari makanan ini terdapat mineral dalam bentuk senyawa organik. Mineral dalam air minum biasanya merupakan senyawa anorganik. Untuk ini air minum hasil Reverse Osmosis (RO) lebih sehat, dengan catatan, asupan mineral dari makanan tercukupi,

Bagaimana dengan air mineral dan air isotonik, apakah tidak sehat? Untuk air mineral dan isotonik, selama kandungan mienral di dalamnya tidak melebihi ambang batas air minum “Mana yang lebih sehat Pak T, air mineral seperti dalam kemasan itu atau air bebas mineral seperti air RO, atau air isotonik untuk diminum?”sehat, tentu tetap saja menyehatkan untuk diminum, bagi orang yang normal. Namun jika ada masalah kesehatan khusus seperti penderita batu ginjal, hipertensi dan lain sebagainya, lebih baik minum air RO.

Air minum isotonik sangat baik ketika tubuh banyak kehilangan cairan dan eletrolit seperti banyak berkeringan atau diare. Pada kondisi seperti ini, air isotonik merupakan pemasok mineral dan elektrolit yang cepat diserap tubuh untuk menggantikan elektrolit yang hilang.

Kesimpulannya, selama tubuh sehat dan normal, tak usahlah memusingkan minum air mineral ataupun RO, sebab keduanya tetap menyehatkan. Jika ada kondisi khusus, lain ceritanya. Begitu juga dengan air minum isotonik. Jadi mana yang lebih baik? “Tergantung”, jawab saya.

 

Sumber : http://teguhiw.me/mana-yang-lebih-sehat-air-mineral-ro-atau-isotonik

Javawater Filterindo

Jual filter air, alat penyaring, penjernih, saringan air minum alami untuk sumur, bor tanah, kran PDAM, harga murah berkualitas bagus dan terbaik.

Website: www.javawater-filterindo.com